Review

Temukan Lebih Banyak: Review Game Review Jasa Review Produk

Artikel Lainnya

Review Battlefield 2042 di 2025: Ambisi Besar yang Tersendat

Saat pertama kali diumumkan, Battlefield 2042 datang dengan janji yang menggiurkan: peperangan berskala masif hingga 128 pemain, teknologi militer modern,…

4.2 dari 10Ambisi besar, eksekusi kurang matang

Review Battlefield 5 di 2025: Perang Spektakuler yang Mulai Redup

Saat pertama kali dirilis, Battlefield 5 sempat memicu banyak perdebatan. Mengangkat tema Perang Dunia II dengan sentuhan sinematik serta didukung…

7.4 dari 10FPS WWII keren, tapi tak sepenuhnya awet

Review Mecha BREAK – Aksi Mecha Gratis Spektakuler tapi Melelahkan

Di tengah dominasi game AAA berbayar, Mecha BREAK muncul sebagai game aksi mecha gratis yang berhasil mencuri perhatian berkat visualnya…

8.4 dari 10Visual mecha mantap, progres bikin lelah

Review Cities: Skylines II – City Builder Modern yang Kuat tapi Berat

Setelah kesuksesan besar Cities: Skylines pertama, ekspektasi terhadap sekuelnya melambung tinggi. Cities: Skylines II hadir dengan janji membawa berbagai pembaruan…

7 dari 10City builder modern, berat di performa

Review Clair Obscur: Expedition 33 – RPG Prancis Emosional yang Bikin Baper

Clair Obscur: Expedition 33 adalah salah satu game paling mengejutkan yang aku mainkan tahun ini. Pada awalnya, aku sama sekali…

9.6 dari 10RPG Prancis emosional, combat berat

Review Battlefield 1 di 2025: War Stories, Server Sepi, Masih Layak?

Ketika Battlefield 1 pertama kali diumumkan dengan latar Perang Dunia I, banyak pemain meragukannya. Bagaimana mungkin teknologi perang yang sudah…

8.7 dari 10FPS WW1 sinematik, seru tapi sepi server

Review DOOM: The Dark Ages – Brutal, Cepat, dan Sinematik

Setelah penantian panjang, DOOM: The Dark Ages akhirnya resmi dirilis, menghadirkan pengalaman baru yang benar-benar mengguncang bagi para penggemar FPS.…

9.3 dari 10FPS brutal, cepat, dan balas dendam