Review ProtoArc XK01: Unboxing dan First Impression Keyboard Lipat yang Compact, Premium, dan Bikin Produktivitas Makin Serius
Review Logitech G402 Hyperion Fury: Masih Enak Dipakai Setelah Bertahun-Tahun?
Review Palworld Versi 1.0: Seru Mengoleksi Pal, tetapi Terlalu Sunyi Saat Solo
Review Atomfall: Survival Misteri di Negeri Telepon Gelap
Review Battlefield 5 di 2025: Perang Spektakuler yang Mulai Redup
Review Hell Let Loose – Realistis, Lambat, tapi Brutal
Game Bahasa Indonesia
Review Palworld Versi 1.0: Seru Mengoleksi Pal, tetapi Terlalu Sunyi Saat Solo
Ada alasan mengapa aku kembali memainkan Palworld meskipun sebelumnya sudah pernah mencobanya.…
Review Black Squad 2026: FPS Gratis Ringan yang Masih Seru, tapi Mulai Kehilangan Identitasnya
Black Squad adalah salah satu game FPS gratis yang punya tempat tersendiri…
Review Alone in the Dark: Horor Suasana Berkedok Detektif Conan
Aku masuk ke Alone in the Dark dengan ekspektasi yang cukup sederhana:…
Review Troublemaker — Game Lokal dengan Dialog Kuat, tapi Combat Terasa Lemah
Troublemaker adalah game lokal Indonesia yang aku mainkan di PC menggunakan controller,…
Spotlight
Perbedaan Radeon Driver Adrenalin dan Pro Software untuk Gaming dan Kreativitas
Mengapa Radeon Driver Penting untuk Performa GPU? Banyak pengguna kartu grafis hanya memasang driver sekali, lalu lupa memperbaruinya. Padahal, Radeon…
Perbedaan 60Hz vs 120Hz vs 144Hz: Seberapa Besar Bedanya untuk Gaming?
Di dunia monitor gaming, angka di spesifikasi sering bikin bingung: 60Hz, 75Hz, 120Hz, 144Hz, bahkan 240Hz. Pertanyaannya sederhana tapi penting:…
Perbedaan Driver NVIDIA Game Ready dan Studio untuk Gamer dan Kreator
Mengapa Driver NVIDIA Penting untuk Performa PC-mu? Banyak pengguna kartu grafis hanya menginstal driver satu kali lalu melupakannya. Padahal, Driver…
Harga RAM Naik Gila-gilaan: AI, Produsen, dan Dampaknya ke Konsumen
Fenomena harga RAM yang meningkat signifikan sejak pertengahan 2024 — dan yang terus terasa sepanjang 2025 — bukan sekadar gelombang…
Opini
Random
Ulasan Terbaru
Review Sifu (PC) – Pertarungan Kung Fu Seru, Tapi Mode Easy Saja Bikin Frustrasi
Vidio Bermafaat
Kategori
Artikel Lainnya
Review Clair Obscur: Expedition 33 – RPG Prancis Emosional yang Bikin Baper
Clair Obscur: Expedition 33 adalah salah satu game paling mengejutkan yang aku mainkan tahun ini. Pada awalnya, aku sama sekali…
Review Metro Last Light Redux: Horor Gelap Dewasa
Metro Last Light Redux adalah sekuel dari Metro 2033 yang kembali mengajak pemain menyusuri dunia pasca-apokaliptik yang kelam dan menegangkan.…
Review Sifu (PC) – Pertarungan Kung Fu Seru, Tapi Mode Easy Saja Bikin Frustrasi
Sifu adalah game action bertema kung fu yang menawarkan pertarungan jarak dekat dengan berbagai teknik bela diri menarik. Gerakan bertarungnya…
Review Battlefield 6 – Multiplayer Epik, Campaign Setengah Hati
Battlefield 6 akhirnya datang dengan janji mengembalikan “rasa Battlefield” ke jalur yang tepat. Aku sudah main 67 jam total (sekitar…
Review Battlefield 2 di 2025 – Masih Layak Dimainkan?
Dua dekade sejak perilisannya, Battlefield 2 tetap dikenang sebagai salah satu game FPS klasik yang paling berkesan. Di tahun 2025…
Review Battlefield 4 di 2025: Masih Layak Main?
Dirilis lebih dari satu dekade lalu, Battlefield 4 tetap menjadi salah satu game FPS berskala besar yang paling dikenang dan…
Review Planet of Lana: Petualangan Sederhana yang Jauh Melebihi Ekspektasi
Ketika pertama kali melihat Planet of Lana, ekspektasiku sebenarnya tidak tinggi. Dari tampilannya, aku membayangkan game ini hanya akan menjadi…
Review Gears of War: Reloaded – Campaign Padat, Multiplayer Cuma Bonus?
Aku akhirnya menuntaskan Gears of War: Reloaded di PC. Bermain dengan keyboard dan mouse di tingkat kesulitan Casual, aku menghabiskan…