Rumor baru menyebut NVIDIA disebut “pada dasarnya mematikan” RTX 5070Ti dan RTX 5060Ti varian 16GB. Isu ini ramai setelah kanal YouTube Hardware Unboxed mengklaim pasokan kedua model tersebut sangat menipis, bahkan disebut sudah mengarah ke kondisi “efektif dihentikan” di beberapa wilayah. Jika benar, situasi ini berpotensi meninggalkan lubang besar di segmen menengah (mid-range) GPU—dan membuka peluang bagi kompetitor untuk mengambil pangsa pasar.
Namun, rumor ini juga mendapat pembaruan penting. Tom’s Guide melaporkan bahwa NVIDIA merespons dan membantah klaim bahwa ada kartu GeForce yang tidak lagi dikirim. Menurut pernyataan NVIDIA, permintaan GeForce RTX masih kuat, sementara pasokan memori sedang terbatas. NVIDIA menegaskan tetap mengirim semua SKU GeForce dan bekerja sama dengan pemasok untuk memaksimalkan ketersediaan memori.
Klaim Utama Rumor: RTX 5070Ti “Dibunuh” Karena Kelangkaan
Hardware Unboxed mengklaim NVIDIA telah “pada dasarnya mematikan RTX 5070Ti,” meski tidak ada pengumuman resmi dari perusahaan. Rumor ini menyatakan penyebab utamanya adalah kelangkaan pasokan untuk model tersebut, sehingga ketersediaan di jalur distribusi menjadi sangat tipis.
Salah satu detail yang memperkuat rumor adalah klaim bahwa Asus menempatkan RTX 5070Ti pada status “end of life” (EOL). Jika klaim itu akurat, artinya Asus—sebagai salah satu produsen kartu grafis besar—secara teori tidak akan memproduksi lagi varian RTX 5070Ti mereka. Dengan kata lain, unit yang masih ada di rak toko atau gudang akan menjadi sisa inventaris terakhir, dan setelah habis, tidak akan ada suplai baru dari merek tersebut.
Rumor serupa juga disebut datang dari retailer di Australia. Disebutkan, beberapa toko mengaku tidak bisa membeli RTX 5070Ti dari mitra distribusi mereka. Hardware Unboxed mengklaim kondisi ini diperkirakan berlangsung sepanjang kuartal pertama 2026, atau setidaknya hingga April.
RTX 5060Ti 16GB Disebut “Efektif Dihentikan”, Fokus Beralih ke 8GB
Selain RTX 5070Ti, rumor menyasar RTX 5060Ti dengan 16GB VRAM. Disebutkan pasokan model ini “dikurangi signifikan hingga titik dianggap efektif dihentikan.” Hardware Unboxed juga mengklaim Asus menempatkan RTX 5060Ti 16GB ke status EOL, dan model tersebut tidak akan lagi keluar dari jalur produksi.
Retailer dikabarkan mengalami hal serupa ketika mencoba mendapatkan stok RTX 5060Ti 16GB. Bahkan, rumor menyebut kemungkinan model ini kembali tersedia lebih kecil dibanding RTX 5070Ti. Dalam narasi tersebut, Asus disebut akan memfokuskan produksi ke model Blackwell lain—yang diduga mencakup RTX 5060Ti 8GB dan RTX 5060 8GB.
Sementara itu, RTX 5070 versi standar (non-Ti) diklaim masih diproduksi, tetapi dengan laju produksi lebih rendah dibanding sebelumnya.
Isu Memori dan Pasar GPU: Kenaikan Harga 10%–15% Mulai Terlihat
Rumor ini juga mengaitkan kelangkaan dengan masalah pasokan memori dan harga RAM/VRAM yang bermasalah. Dalam kondisi seperti ini, GPU yang mengusung VRAM lebih besar—terutama RTX 5060Ti 16GB—dianggap menjadi produk yang “makin sulit masuk akal” untuk diproduksi secara agresif, terlebih ketika permintaan industri AI ikut menekan pasokan memori.
Untuk kondisi pasar saat ini, disebutkan RTX 5070Ti (16GB) dan RTX 5060Ti 16GB masih tersedia stoknya di Amerika Serikat, meskipun RTX 5060Ti 16GB diklaim mulai kehabisan stok di Australia. Namun, stok yang menipis dikabarkan mulai diikuti kenaikan harga. Rumor menyebut kenaikan berada di kisaran 10%–15% di AS dan Australia.
Jika stok terus mengetat, rumor memperkirakan kenaikan 20% bukan hal yang mustahil dalam waktu dekat. Bahkan, retailer Australia diklaim memprediksi RTX 5070 standar juga bisa ikut terdorong naik, walaupun disebut masih diproduksi—karena jumlah unit yang keluar lebih sedikit.
Potensi “Lubang” Mid-range dan Peluang untuk Kompetitor
Bagian analisis rumor menggambarkan skenario jika kondisi ini benar-benar terjadi: segmen bawah akan diisi oleh RTX 5060 8GB dan RTX 5060Ti 8GB, segmen atas ditempati RTX 5080 dan RTX 5090, sementara RTX 5070 standar menjadi satu-satunya opsi “tengah” yang tersisa dari NVIDIA.
Jika mid-range NVIDIA melemah, rumor menilai ini bisa menjadi peluang bagi GPU AMD berbasis RDNA 4 untuk menyerang segmen menengah. Analisis tersebut menekankan perbedaan jenis memori: kartu Blackwell disebut memakai GDDR7, sedangkan AMD diklaim menggunakan GDDR6 yang lebih terjangkau. Meski demikian, tekanan pasokan VRAM disebut tetap akan memengaruhi semua vendor, bukan hanya NVIDIA.
Catatan Penting: NVIDIA Membantah Ada SKU yang Berhenti Dikirim
Meski rumor menonjolkan istilah “killed off” atau “effectively discontinued,” pembaruan dari Tom’s Guide menyebut NVIDIA menolak klaim itu. NVIDIA menyatakan tidak ada kartu GeForce saat ini yang “tidak lagi dikirim,” dan perusahaan tetap mengirim semua SKU, sembari mengakui bahwa pasokan memori sedang constrained.
Dengan dua narasi yang berbeda ini, situasi yang paling aman untuk disimpulkan adalah: rumor menyoroti kelangkaan di level ritel dan produksi partner, sementara NVIDIA menegaskan pasokan SKU tetap berjalan. Dalam waktu dekat, indikator yang paling mudah terlihat bagi konsumen adalah pergerakan stok dan harga di pasar.
Apa Artinya untuk Pembeli GPU?
Jika kamu menargetkan GPU 16GB dari NVIDIA seperti RTX 5070Ti atau RTX 5060Ti 16GB, rumor ini menyarankan agar pembelian dilakukan sebelum stok makin tipis dan harga naik lebih jauh. Namun, karena NVIDIA membantah ada penghentian pengiriman SKU, klaim “dihentikan” tetap perlu diperlakukan sebagai rumor—bukan fakta final—sampai ada bukti lebih kuat atau pengumuman resmi yang bisa diverifikasi.
