Gamer disebut menghadapi tekanan baru di pasar kartu grafis. Sebuah rumor yang beredar menyatakan NVIDIA memangkas pasokan kartu grafis ke mitra AIC (add-in card) sebesar 15% hingga 20%. Jika klaim ini akurat, dampaknya berpotensi langsung terasa pada ketersediaan barang di ritel dan harga yang makin sulit dijangkau.
Informasi tersebut datang dari hardware leaker MEGAsizeGPU. Menurut klaimnya, penurunan pasokan ke mitra AIC dalam kisaran 15%–20% akan memperketat stok yang mengalir ke produsen, sehingga tekanan harga dapat meningkat. Dalam kondisi pasar yang sudah tinggi, kabar ini dipandang sebagai sinyal bahwa situasi belum membaik—bahkan bisa memasuki fase yang lebih berat.
Rumor Pemangkasan Pasokan dan Dampak “Supply–Demand”
Dalam laporan yang beredar, penurunan inventori yang diterima pabrikan diperkirakan akan memperburuk kondisi pasar. Logika yang digunakan sederhana: ketika pasokan turun, sementara permintaan tetap atau naik, harga cenderung terdorong ke atas.
Konteksnya, pasar kartu grafis disebut “sudah buruk” dengan harga yang dianggap tidak wajar bagi gamer maupun perakit PC. Jika pasokan memang berkurang, maka kenaikan harga—setidaknya di level ritel—diperkirakan akan berlanjut. Rumor ini juga digambarkan sebagai pengingat bahwa krisis belum berakhir, dan situasi dapat “baru dimulai” jika pemangkasan pasokan benar-benar terjadi.
Lonjakan Harga di GeForce RTX 50 Disebut Semakin Parah
Kondisi pasar disebut makin menonjol pada lini GeForce RTX 50 (codename Blackwell). Banyak keluhan menyebut kartu berbasis Blackwell meluncur pada harga premium dan dalam waktu kurang dari satu kuartal harganya nyaris berlipat.

Dalam tiga bulan terakhir, GeForce RTX 5080 disebut mengalami kenaikan harga hingga 35%. Sementara itu, model flagship GeForce RTX 5090 dilaporkan melonjak lebih ekstrem, dengan kenaikan hingga 79%. Angka-angka ini dipakai sebagai ilustrasi bahwa kenaikan tidak lagi sekadar bertahap, tetapi sudah masuk ke level yang mengubah perhitungan biaya build PC.
Variasi Harga Kartu Grafis (Tiga Bulan Terakhir)
Berikut ringkasan variasi harga yang dicantumkan dalam sumber rumor:
| Kartu Grafis | Variasi Harga | Arsitektur |
|---|---|---|
| GeForce RTX 5090 | hingga 79% | Blackwell |
| GeForce RTX 5080 | hingga 35% | Blackwell |
| Radeon RX 9070 XT | hingga 17% | RDNA 4 |
| Radeon RX 9070 | hingga 15% | RDNA 4 |
| Arc B580 | turun sekitar 4% | Battlemage |
| Arc B570 | turun sekitar 9% | Battlemage |
Walau tabel mencakup beberapa vendor, fokus rumor tetap pada dampak pemangkasan pasokan dan implikasinya terhadap harga di pasar.
Pembanding: AMD Naik “Lebih Wajar”, Intel Justru Turun
Sebagai pembanding, seri Radeon RX 9700 berbasis RDNA 4 disebut juga mengalami kenaikan harga, tetapi masih dalam margin yang lebih “masuk akal” dibanding lonjakan Blackwell. Radeon RX 9070 XT disebut naik hingga 17%, sedangkan Radeon RX 9070 naik sekitar 15% dalam tiga bulan.
Di sisi lain, Intel justru disebut bergerak ke arah yang lebih ramah konsumen. Arc B580 dan Arc B570 (codename Battlemage) dilaporkan mengalami penurunan harga sekitar 4% dan 9%. Dalam gambaran ini, Intel disebut sebagai satu-satunya produsen yang sedang “bergerak menurunkan” harga, setidaknya untuk dua model tersebut.
Klaim Lain: Tidak Ada GPU GeForce Baru Sampai 2027
Selain isu pasokan, leaker yang sama juga mengklaim NVIDIA tidak berencana merilis kartu GeForce baru hingga 2027. Namun, detailnya belum jelas—apakah yang dimaksud adalah tidak adanya “refresh” dari RTX 50, atau penundaan generasi berikutnya menuju RTX 60 yang disebut akan memakai arsitektur Rubin.
Karena sifatnya masih rumor, klaim ini belum menjawab pertanyaan penting seperti roadmap resmi, jadwal peluncuran, atau strategi produk ke depan. Meski demikian, jika klaim tersebut benar, maka ketersediaan dan harga di pasar dapat semakin sensitif terhadap perubahan pasokan jangka pendek.
Saran Praktis: Rawat Kartu yang Ada, Pertimbangkan Alternatif
Sumber rumor menyimpulkan strategi paling aman bagi banyak konsumen adalah merawat kartu yang sudah dimiliki dan menunggu harga stabil. Bagi pengguna yang terpaksa mengganti karena perangkat rusak atau harus menyelesaikan build baru, disebutkan ada opsi di luar produk NVIDIA, yakni kartu AMD RDNA 4 dan Intel Battlemage yang dipandang relatif lebih “ramah kantong” meski beberapa model tetap mengalami kenaikan.
Pada akhirnya, rumor pemangkasan pasokan ini menambah ketidakpastian di pasar GPU. Jika penurunan pasokan benar terjadi, konsumen bisa kembali menghadapi kombinasi stok ketat dan harga yang lebih tinggi—terutama pada segmen yang permintaannya sudah kuat sejak awal peluncuran generasi terbaru.
