• TRENDING
  • PC
  • Review Game
  • News
  • Review
  • Xbox One
  • Playstation 4
  • Playstation 5
  • Xbox Series
  • News Anime
  • Nintendo Switch
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Logo Wordtura
  • Beranda
  • Terbaru & Populer
  • Review
  • Kategori
    • News
    • Press Release
    • Tech
    • Talk
    • Game
    • Review
    • Culture
    • Guides
    • Entertainment
  • Mitra
    • Mitra Acara
    • Mitra Press
  • Tentang
    • Tentang Wordtura
    • Tentang Ulasan Game
    • Tentang Ulasan Produk dan Jasa
Membaca: Laporan Japan: GPU Kian Langka di Akihabara, RTX 5060 Ti 16GB Disebut Jadi Titik Tekanan
Share
WordturaWordtura
Pengubah Ukuran FontAa
Search
Ikuti Aku
©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.
Wordtura > Blog > News > News Tech > Laporan Japan: GPU Kian Langka di Akihabara, RTX 5060 Ti 16GB Disebut Jadi Titik Tekanan
NewsNews Tech

Laporan Japan: GPU Kian Langka di Akihabara, RTX 5060 Ti 16GB Disebut Jadi Titik Tekanan

Anggara Prima Nanda
Terakhir diperbarui: 11/01/2026 7:32 AM
Anggara Prima Nanda
Share
5 Min Baca
Japan PC Store GPU Store RTX 5060 Ti
SHARE

Laporan terbaru dari media teknologi Jepang ITmedia (10 Januari) menyebut sejumlah toko PC di kawasan Akihabara, Japan mulai “pasrah” menghadapi tekanan harga dan masalah pasokan yang terus berlanjut pada berbagai komponen PC, terutama GPU di RTX 5060 Ti. Menurut laporan tersebut, kartu grafis disebut habis hampir seketika begitu tiba, sementara model kelas atas semakin sulit dipertahankan stoknya—dan belum ada kejelasan kapan unit pengganti akan tersedia.

Contents
Permintaan Stabil, Tapi Stok Sangat TipisToko Perketat Aturan Pembelian GPURTX 5060 Ti 16GB dan Atas Jadi “Titik Tekanan”Restock Tidak Jelas, Tekanan Diduga Datang dari HuluKondisi Memburuk Dibanding Akhir 2025Dampak Global Bisa Menyusul

Dalam pembaruan ini, ITmedia menggambarkan area penjualan GPU sebagai “sedikit pedas”, merujuk pada kondisi stok yang tipis serta tekanan pasokan yang kian terlihat jelas di lantai penjualan.

Permintaan Stabil, Tapi Stok Sangat Tipis

Sejumlah staf toko yang diwawancarai ITmedia menyebut permintaan masih berada dalam kondisi “stabil dan terinformasi”. Artinya, minat pembelian tetap ada namun tidak sampai memicu gelombang panic buying besar-besaran. Meski begitu, ketersediaan unit dinilai cukup mengkhawatirkan karena inventaris yang sangat terbatas.

Di PC Studio Akihabara Parts Museum misalnya, pegawai menyebut hampir semua kartu grafis yang masuk ke rak penjualan cenderung langsung laku. Situasi serupa disebut juga terjadi di beberapa toko lain di kawasan tersebut.

Toko Perketat Aturan Pembelian GPU

Sebagai respons, sejumlah retailer mulai memperketat aturan pembelian agar stok tidak langsung terserap oleh pihak tertentu. Dospara Akihabara Main Store dan PC SHOP Ark dilaporkan memasang pemberitahuan pembatasan pembelian GPU, terlepas dari modelnya. ITmedia menambahkan bahwa PC SHOP Ark telah mempertahankan bentuk pembatasan tertentu sejak akhir 2025.

Menariknya, pembatasan ini tidak menyasar satu vendor atau SKU tertentu. Namun, beberapa toko mengakui tekanan paling berat terjadi pada model kelas atas, terutama model dengan kapasitas memori lebih besar.

RTX 5060 Ti 16GB dan Atas Jadi “Titik Tekanan”

Dalam laporan ITmedia, beberapa retailer berulang kali menunjuk GeForce RTX 5060 Ti 16GB dan model di atasnya sebagai titik tekanan utama. Stok pada tier tersebut disebut jauh lebih rapuh dibanding kartu kelas bawah.

ITmedia menilai tren ini sebenarnya sudah diprediksi menjelang akhir tahun, namun kini kondisinya semakin jelas terlihat. Artinya, bukan hanya “stok tipis”, tetapi kelangkaannya sudah mulai tampak langsung di etalase toko.

Di TSUKUMO eX., kekurangan GPU kelas atas dilaporkan sedemikian parah hingga sekitar setengah area showcase ditutup karena minimnya barang yang bisa dipajang. Salah satu perwakilan toko juga menyebut Radeon relatif lebih tersedia, namun situasinya bisa berubah sewaktu-waktu.

Restock Tidak Jelas, Tekanan Diduga Datang dari Hulu

Masalah terbesar yang disorot laporan ini adalah ketidakjelasan waktu restock. Beberapa toko menyatakan tekanan pasokan terjadi “jauh dari hulu”, mengindikasikan masalah ada di tingkat distribusi atau produksi.

Ada pula toko yang menyinggung rumor tentang masalah harga dan distribusi upstream, termasuk pembicaraan bahwa pengiriman sementara diperlambat atau dihentikan, sehingga retailer tidak dapat memperkirakan kapan GPU kelas atas akan kembali masuk.

Kondisi Memburuk Dibanding Akhir 2025

ITmedia menautkan kondisi Januari ini dengan laporan akhir Desember, saat toko-toko Akihabara sudah mulai membatasi pembelian GPU kapasitas tinggi, misalnya “satu unit per SKU per grup pelanggan”, serta memperingatkan bahwa GPU kelas 16GB bisa menjadi sulit diisi ulang.

Namun perubahan paling terasa saat ini adalah kelangkaannya terlihat nyata di lantai penjualan. Bahkan ada retailer yang disebut sampai menutup rak kosong dengan kain tirai karena tidak ada stok untuk dipamerkan, sekaligus karena kecilnya kemungkinan unit baru tiba dalam waktu dekat.

Dampak Global Bisa Menyusul

Meski laporan ini berfokus pada Japan, kategori produk yang terdampak sebenarnya sedang berada dalam tekanan global. GPU dengan kapasitas memori tinggi lebih rentan terhadap kenaikan biaya memori dan pasokan memori yang terbatas, sehingga tekanan ini berpotensi meluas ke pasar lain.

Jika tren biaya memori dan pasokan tidak membaik, retailer di berbagai wilayah kemungkinan akan mengalami pola yang sama: stok cepat habis, pembatasan pembelian diperketat, dan konsumen makin sulit menemukan GPU kelas atas di pasaran.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Anime Tomb Raider King Dijadwalkan Tayang Juli 2026, PV Pertama Rilis
Sister Another Paranoia Diumumkan untuk PC, Visual Novel Gelap dari Kreator NEEDY STREAMER OVERLOAD
AMD Klaim Jaga Price Radeon Tetap Masuk Akal di Tengah Krisis DRAM
Server Rainbow Six Siege Offline Setelah Dugaan Hack Besar
Manga Historie Karya Hitoshi Iwaaki Resmi Diadaptasi Menjadi Anime
TOPIK:GPUNVIDIARTXRTX 5000 Series
SUMBER:IT Media
VIA:Tom Hardware
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Avatar photo
OlehAnggara Prima Nanda
Mengikuti:
Menulis sejak 2015, bermula dari tulisan pendek dan hobi menulis novel yang masih berlanjut hingga kini. Sejak 2017, aktif menulis artikel seputar ACGN. Memasuki akhir 2025, mulai memperluas topik tulisan ke teknologi, kesehatan, dan budaya digital.
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pembaruan Video Perkenalan

Review Terbaru

Review BioShock Remastered Cover
Review Game

Review BioShock Remastered: Ketika Utopia Bawah Laut Berubah Jadi Neraka Buatan Manusia Sendiri

25/07/2026
Review Game

Review Sniper Elite 5 – Map Makin Gokil, Tapi Ending Hambar

20/07/2026
Review Dead Space Remake
Review Game

Review Dead Space Remake (2023) — Horor yang Meneror Lewat Atmosfer, Bukan Sekadar Jumpscare

10/07/2026
Review Sniper Elite 4
Review Game

Review Sniper Elite 4: Ketika Presisi Sniping Bertemu Stealth yang Semakin Matang

03/07/2026
Review Sniper Elite 3
Review

Review Sniper Elite 3 — Sniping Makin Bagus, tapi Movement dan Cover Hilang Jadi Masalah

26/06/2026
Review Sniper Elite V2 Remaster
Review

Review Sniper Elite V2 Remaster — Game Sniper yang Masih Seru Kalau Dibeli Diskon

12/06/2026

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Follow US on Social Media

Youtube Tiktok

©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.

Logo Wordtura

Periksa Kebijakan

  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Editorial
  • Ketentuan Layanan
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama pengguna atau alamat email
Kata sandi

Kehilangan kata sandi Anda?