Publisher holo Indie bersama developer Velux Studio mengumumkan perilisan HoloDungeon: Koyori vs. Hollow Live in Honsha Tower dalam status Early Access untuk PC melalui Steam pada 22 Januari 2026. Game roguelike RPG ini dibanderol 1.500 yen, dengan diskon peluncuran 10 persen yang berlaku selama minggu pertama sejak rilis.
Judul ini terinspirasi dari grup VTuber hololive, dengan Hakui Koyori sebagai tokoh utama. HoloDungeon menempatkan pemain dalam petualangan dungeon yang terus berubah, mengandalkan strategi, pemahaman sistem, serta pengambilan keputusan cerdas untuk menembus tantangan yang tidak pernah sama di setiap percobaan.
Konsep utama: roguelike yang berubah setiap percobaan
HoloDungeon dirancang sebagai labirin “hidup” yang bentuknya bergeser layaknya hologram setiap kali pemain memulai tantangan baru. Lapisan dungeon dihasilkan secara otomatis, memastikan tidak ada dua petualangan yang identik. Pendekatan ini menempatkan HoloDungeon sebagai roguelike yang menuntut adaptasi cepat dan pemahaman sistem jangka panjang, bukan sekadar mengandalkan refleks.
Kekalahan memiliki konsekuensi nyata. Saat tumbang di dalam dungeon, pemain akan kehilangan banyak hal yang diperoleh pada percobaan tersebut, termasuk item dan poin pengalaman. Namun, tidak semuanya lenyap. Pengetahuan dan progres tertentu tetap bertahan, menjadi fondasi penting untuk percobaan berikutnya. Filosofi ini menekankan pembelajaran berulang sebagai kunci utama progres.
Latar cerita: misi penyelamatan jelang live spesial
Cerita HoloDungeon berpusat pada Hakui Koyori, yang tengah menjalani hari-hari padat menjelang sebuah live performance spesial. Di tengah persiapan yang nyaris rampung, dunia tiba-tiba berubah menjadi labirin misterius bernama HoloDungeon. Kekacauan dimulai ketika salah satu rekannya diculik oleh entitas misterius.
Dorongan cerita tidak berhenti pada penyelamatan semata. Taruhannya adalah keberlangsungan live spesial yang sudah lama dipersiapkan. Narasi ini menjadi benang merah yang mendorong pemain untuk terus menembus dungeon, menyelamatkan teman-teman Koyori, dan mengungkap misteri di balik perubahan dunia yang mendadak tersebut.
Hollow: musuh dengan karakter unik
Di dalam HoloDungeon, pemain akan berhadapan dengan Hollow, entitas yang sekilas menyerupai talenta hololive, tetapi merupakan hasil replikasi oleh pihak tak dikenal. Setiap Hollow memiliki kemampuan dan karakteristik yang berbeda-beda.
Pendekatan bertarung tidak melulu soal kekuatan. Memahami sifat unik setiap Hollow dapat membuka celah strategi yang menguntungkan. Dalam situasi tertentu, karakteristik musuh justru bisa dimanfaatkan untuk membalikkan keadaan, menambah lapisan taktis pada setiap pertemuan.
Sistem progresi yang tidak sepenuhnya hilang
Meski kehilangan item dan pengalaman adalah bagian dari konsekuensi roguelike, HoloDungeon memperkenalkan mekanisme Dungeon Experience Points yang tidak ikut hilang saat pemain kalah. Poin ini dapat digunakan untuk membuka Decorate Recipes, elemen penting yang membantu pemain memperkuat perlengkapan dan meningkatkan peluang bertahan hidup pada run berikutnya.
Pendekatan ini menjaga keseimbangan antara risiko dan rasa progres. Kegagalan tetap terasa signifikan, tetapi pemain selalu membawa pulang sesuatu yang bernilai untuk memperbaiki strategi di masa depan.
Item, jebakan, dan elemen khas hololive
Eksplorasi dungeon dipenuhi item dan jebakan yang sarat dengan elemen hololive. Tidak semua terlihat menguntungkan pada pandangan pertama. Beberapa item atau jebakan yang tampak merepotkan justru bisa menjadi penyelamat dalam kondisi genting jika digunakan dengan tepat.
Sebaliknya, kesalahan membaca situasi dapat berujung fatal. Sistem ini mendorong pemain untuk bereksperimen, mengenali sinergi, dan memahami konteks penggunaan setiap elemen yang ditemui selama eksplorasi HoloDungeon.
Decorate System dan peran Koyorinium
Salah satu fitur inti adalah Decorate System. Dengan menggunakan Koyorinium yang dikumpulkan selama eksplorasi, pemain dapat meracik obat baru atau melakukan “Decorate” untuk meningkatkan performa senjata dan armor secara drastis. Efek yang dihasilkan bersifat sangat kuat dan sering kali menjadi kartu truf untuk menembus situasi yang tampak buntu.
Menariknya, item dengan efek lemah atau bahkan merugikan tidak selalu dibuang. Item-item tersebut dapat berfungsi sebagai material Decorate, membuka pendekatan strategis yang lebih luas dan memberikan makna baru pada setiap temuan di dungeon.
Early Access sebagai ruang pengembangan
Perilisan Early Access memberi sinyal bahwa HoloDungeon masih akan berkembang. Model ini membuka peluang bagi developer untuk menyempurnakan keseimbangan gameplay, menambah konten, serta menyesuaikan sistem berdasarkan masukan komunitas. Bagi pemain, ini berarti kesempatan untuk ikut membentuk arah pengembangan game sejak tahap awal.
Dengan kombinasi roguelike yang adaptif, sistem progresi yang berlapis, dan identitas kuat dari dunia hololive, HoloDungeon menempatkan dirinya sebagai judul yang patut diperhatikan menjelang rilis Early Access pada awal 2026.
