• TRENDING
  • PC
  • Review Game
  • Review
  • News
  • Xbox One
  • Playstation 4
  • Playstation 5
  • Xbox Series
  • News Anime
  • Nintendo Switch
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Logo Wordtura
  • Beranda
  • Terbaru & Populer
  • Review
  • Kategori
    • News
    • Press Release
    • Tech
    • Talk
    • Game
    • Review
    • Culture
    • Guides
    • Entertainment
  • Mitra
    • Mitra Acara
    • Mitra Press
  • Tentang
    • Tentang Wordtura
    • Tentang Ulasan Game
    • Tentang Ulasan Produk dan Jasa
Membaca: Krisis RAM Global Diprediksi Dorong Harga HP Naik di 2026
Share
WordturaWordtura
Pengubah Ukuran FontAa
Search
Ikuti Aku
©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.
Wordtura > Blog > News > News Tech > Krisis RAM Global Diprediksi Dorong Harga HP Naik di 2026
NewsNews Tech

Krisis RAM Global Diprediksi Dorong Harga HP Naik di 2026

Pasokan memori dunia yang semakin terbatas berpotensi menekan harga smartphone lebih tinggi saat industri teknologi menghadapi era permintaan memori yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Anggara Prima Nanda
Terakhir diperbarui: 30/12/2025 6:42 PM
Anggara Prima Nanda
Share
5 Min Baca
RAM - AI - HP
SHARE

Pasokan RAM Terus Tertekan, Industri Smartphone Ikut Terdampak

Industri elektronik global saat ini tengah mengalami tekanan serius pada pasokan memori akses acak dinamis (RAM), terutama jenis DRAM yang banyak digunakan di smartphone, laptop, dan perangkat konsumen lain. Permintaan tinggi dari sektor kecerdasan buatan (AI) dan pusat data mendorong pabrikan memori besar untuk mengalokasikan kapasitas produksinya ke segmen yang memberikan margin lebih tinggi, sehingga pasokan RAM untuk perangkat konsumen menjadi semakin sempit. Laporan terbaru dari beberapa analis dan lembaga riset menunjukkan kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga 2026 dan bahkan lebih jauh lagi.

Contents
Pasokan RAM Terus Tertekan, Industri Smartphone Ikut TerdampakProyeksi Harga Smartphone Naik Akibat Biaya Komponen yang MelonjakPenyebab Utama Krisis di Pasar GlobalTantangan yang Dihadapi Produsen SmartphoneDampak Lebih Luas bagi Konsumen

Situasi ini menciptakan apa yang oleh sebagian media dijuluki sebagai RAM price crisis, di mana harga modul memori tumbuh tajam dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Lonjakan harga ini bukan hanya berdampak pada PC atau perangkat gaming, tetapi juga perangkat mobile seperti ponsel pintar dan tablet, yang komponennya sangat bergantung pada pasokan DRAM yang stabil.

Proyeksi Harga Smartphone Naik Akibat Biaya Komponen yang Melonjak

Berbagai lembaga riset pasar internasional menyatakan bahwa tekanan harga pada komponen memori akan langsung memengaruhi harga jual smartphone di pasaran pada 2026. Misalnya, prediksi beberapa analis menyebut harga perangkat bisa meningkat secara signifikan karena biaya modul RAM yang terus menanjak, yang menjadi bagian penting dalam total biaya produksi (Bill of Materials) smartphone.

Lembaga seperti Counterpoint Research bahkan memperkirakan bahwa jumlah pengiriman smartphone global bisa menyusut sekitar 2,1% pada 2026 karena naiknya biaya komponen, sementara harga jual rata-rata perangkat diproyeksikan ikut meningkat sebagai konsekuensi dari lonjakan biaya ini. Counterpoint Research

Di Indonesia sendiri, khususnya untuk segmen ponsel menengah hingga bawah, kenaikan harga komponen seperti RAM berpotensi menambah biaya jual sekitar jutaan rupiah pada beberapa model ponsel, tergantung pada strategi produsen masing-masing. Infonasional

Penyebab Utama Krisis di Pasar Global

Krisis pasokan RAM yang terjadi saat ini berbeda dari gangguan rantai pasok chip sebelumnya. Menurut banyak analis, lonjakan permintaan memori dari industri AI menjadi motor utama terjadinya kekurangan tersebut. Permintaan akan RAM berkecepatan tinggi dan kapasitas besar yang digunakan di pusat data dan server AI membuat produsen chip seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan fokus sebagian besar kapasitas produksinya ke segmen itu.

Dalam banyak laporan juga disebutkan bahwa karena fokus produksi memori high-end untuk AI, jumlah produksi DRAM konvensional yang digunakan pada perangkat konsumen menjadi semakin terbatas. Hal ini mendorong harga rata-rata RAM naik tajam, yang kemudian menekan biaya secara keseluruhan bagi pembuat smartphone.

Sejumlah pengamatan pasar bahkan mencatat bahwa saat harga modul RAM meningkat drastis, beberapa produsen sudah mulai menghadapi dilema antara menurunkan kapasitas memori di model tertentu atau menaikkan harga jual akhir perangkat kepada konsumen. Windows Central

Tantangan yang Dihadapi Produsen Smartphone

Berbeda dengan beberapa perusahaan teknologi besar yang mampu menyiapkan pasokan memori sejak jauh hari untuk produk kelas atas, banyak pabrikan smartphone dengan margin tipis justru berada dalam posisi yang lebih rentan terhadap kenaikan harga RAM. Karena struktur biaya perangkat di segmen menengah dan entry-level sudah ketat, kenaikan harga komponen bisa menyebabkan tekanan besar pada profitabilitas atau memaksa kenaikan harga jual.

Model ponsel murah dan smartphone kelas menengah terancam paling terdampak karena ruang gerak produsen untuk menyerap kenaikan biaya sangat terbatas. Dalam praktiknya, langkah yang mungkin diambil adalah mengurangi kapasitas RAM standar di model tertentu atau menaikkan harga perangkat, yang otomatis akan dirasakan oleh konsumen.

Dampak Lebih Luas bagi Konsumen

Kenaikan harga RAM tidak hanya berimplikasi pada harga ponsel saja, tetapi juga pada perangkat elektronik lain seperti laptop, tablet, dan konsol game. Ketika komponen memori menjadi lebih mahal, produsen di berbagai segmen harus mempertimbangkan kembali strategi harga dan spesifikasi produknya di pasar global. The Verge

Bagi konsumen akhir, terutama mereka yang berencana membeli perangkat baru pada 2026, kenaikan harga komponen ini berarti kemungkinan harga jual akan lebih tinggi dari sebelumnya atau pilihan konfigurasi perangkat menjadi lebih terbatas. Produsen besar mungkin memiliki buffer yang lebih kuat untuk menahan kenaikan, tetapi pemain di segmen harga lebih rendah kemungkinan besar akan merasakan dampaknya lebih cepat.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Jadwal Pasti, The Angel Next Door Season 2, Trailer Baru Resmi Dirilis
Neverness to Everness Buka Pendaftaran Closed Test “Co-Ex” untuk PS5, PC, dan Mobile
Anime Koori no Jouheki (The Ramparts of Ice) Rilis Trailer Perdana, Tayang Mulai 2 April 2026
Steam resmi beralih ke klien 64-bit di Windows, dukungan Windows 32-bit dihentikan 1 Jan 2026
Kingdom Season 6 Umumkan Sekuel usai Episode Final, Rilis PV dan Visual Baru
TOPIK:AIHPRAMSmartphone
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Avatar photo
OlehAnggara Prima Nanda
Mengikuti:
Menulis sejak 2015, bermula dari tulisan pendek dan hobi menulis novel yang masih berlanjut hingga kini. Sejak 2017, aktif menulis artikel seputar ACGN. Memasuki akhir 2025, mulai memperluas topik tulisan ke teknologi, kesehatan, dan budaya digital.
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pembaruan Video Perkenalan

Review Terbaru

Alone in the Dark 2024
Review Game

Review Alone in the Dark: Horor Suasana Berkedok Detektif Conan

13/08/2026
Review Battlefield Bad Company 2
Review Game

Review Battlefield Bad Company 2 — Campaign Pendek yang Ledakannya Masih Nempel di Kepala

13/08/2026
Review Battlefield Bad Company
Review Game

Review Battlefield: Bad Company — Menghancurkan Tembok Jadi Alasan Utama Bertahan Sampai Tamat

02/08/2026
Review BioShock Remastered Cover
Review Game

Review BioShock Remastered: Ketika Utopia Bawah Laut Berubah Jadi Neraka Buatan Manusia Sendiri

25/07/2026
Review Game

Review Sniper Elite 5 – Map Makin Gokil, Tapi Ending Hambar

20/07/2026
Review Dead Space Remake
Review Game

Review Dead Space Remake (2023) — Horor yang Meneror Lewat Atmosfer, Bukan Sekadar Jumpscare

10/07/2026

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Follow US on Social Media

Youtube Tiktok

©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.

Logo Wordtura

Periksa Kebijakan

  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Editorial
  • Ketentuan Layanan
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama pengguna atau alamat email
Kata sandi

Kehilangan kata sandi Anda?