• TRENDING
  • PC
  • Review Game
  • News
  • Review
  • Xbox One
  • Playstation 4
  • Playstation 5
  • Xbox Series
  • News Anime
  • Nintendo Switch
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Logo Wordtura
  • Beranda
  • Terbaru & Populer
  • Review
  • Kategori
    • News
    • Press Release
    • Tech
    • Talk
    • Game
    • Review
    • Culture
    • Guides
    • Entertainment
  • Mitra
    • Mitra Acara
    • Mitra Press
  • Tentang
    • Tentang Wordtura
    • Tentang Ulasan Game
    • Tentang Ulasan Produk dan Jasa
Membaca: Review Fall Guys 2025 – Masih Seru atau Sudah Sepi?
Share
WordturaWordtura
Pengubah Ukuran FontAa
Search
Ikuti Aku
©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.
Review Fall Guys
Wordtura > Blog > Review > Review Game > Review Fall Guys 2025 – Masih Seru atau Sudah Sepi?
Review Game

Review Fall Guys 2025 – Masih Seru atau Sudah Sepi?

Dulu fenomena, kini jadi party game santai yang tetap seru meski tak seramai dulu.

Anggara Prima Nanda
Terakhir diperbarui: 30/12/2025 6:43 PM
Anggara Prima Nanda
Share
6 Min Baca
SHARE
Review Fall Guys
8.2 Masih seru dan sudah gratis, tapi mulai sepi
Review Overview

Fall Guys sempat menjadi fenomena global ketika pertama kali dirilis pada tahun 2020. Game ini tampil unik: desain karakternya lucu menyerupai kacang, gameplay-nya sederhana namun tetap kompetitif, dan setiap match selalu menghadirkan keseruan tersendiri. Di masa awal perilisannya, Fall Guys mampu menampung hingga 60 pemain dalam satu pertandingan. Kini, pada 2025, jumlah maksimal pemain biasanya hanya 32—sesekali bisa mencapai 40, namun itu pun jarang terjadi.

Contents
Review Game Fall Guys Versi Narasi VideoGameplay Fall GuysGameplay: Kompetitif Tapi Tetap FunVisual dan Audio: Masih Jadi KekuatanPerforma dan Stabilitas: Lebih Baik, Tapi…Komunitas dan Konten: Sepi Tapi Masih KreatifWorth It Buat Dimainkan di 2025?Kesimpulan

Sebagai pemain yang cukup aktif ketika gim ini sedang berada di puncak popularitasnya, aku memutuskan untuk kembali dan mencari tahu apakah Fall Guys masih memiliki daya tarik yang sama seperti dulu.

Review Game Fall Guys Versi Narasi Video

Jika kamu ingin menonton versi video dari narasinya, kamu bisa melihatnya di bawah ini atau melalui tautan berikut.

Gameplay Fall Guys

Gameplay: Kompetitif Tapi Tetap Fun

Fall Guys tetap mempertahankan gameplay inti: bertahan di serangkaian mini-game hingga menyisakan satu pemenang. Mode klasik seperti Slime Climb, Hex-A-Gone, dan Fall Mountain masih menjadi daya tarik utama dan tetap seru untuk dimainkan. Kontrol karakter terasa responsif dan intuitif—tanpa delay maupun gerakan aneh yang berpotensi menimbulkan frustrasi.

Tambahan map buatan komunitas membuat pilihan level menjadi jauh lebih beragam. Meskipun tidak semuanya benar-benar seimbang, hal itu masih dapat dimaklumi untuk sebuah game kasual. Secara pribadi, aku belum menemukan map yang terasa benar-benar tidak adil—kecuali saat bermain dalam mode tim dan ada pemain yang AFK; situasi seperti itu baru benar-benar mengganggu.

Visual dan Audio: Masih Jadi Kekuatan

Visual Fall Guys sebenarnya tidak banyak berubah sejak pertama kali dirilis, dan itu justru menjadi nilai plus. Gaya visualnya tetap cerah, playful, dan penuh warna. Karakter berbentuk kacang dengan beragam skin lucu masih menjadi daya tarik utama. Semua ini disajikan dalam tampilan yang ringan dan tidak terlalu menuntut performa, sehingga tetap nyaman dinikmati di berbagai perangkat.

Musik di lobby tetap mudah diingat, masih menggunakan lagu tema yang sudah familiar sejak awal rilis. Efek suara saat karakter melompat, terjatuh, atau saling dorong juga memberikan sensasi yang memuaskan. Secara keseluruhan, elemen audio memang tidak terlalu kompleks, tetapi sangat tepat dan efektif untuk jenis game seperti ini.

Performa dan Stabilitas: Lebih Baik, Tapi…

Dibandingkan dengan saat pertama kali dirilis, performa Fall Guys kini jauh lebih stabil. Hampir tidak ada bug yang berarti, dan proses matchmaking juga tidak lagi sering mengalami error seperti dulu. Namun, muncul persoalan baru: jumlah pemain aktif justru menurun secara drastis.

Waktu tunggu matchmaking bisa memakan waktu lebih dari 7 menit. Bahkan setelah berhasil mendapat lawan, sesi kadang terputus (disconnect) dan kamu harus mengulang dari awal. Masalah ini terutama terasa jika kamu bermain di wilayah dengan jumlah pemain aktif yang sedikit, meskipun server sudah diatur ke global. Akhirnya, hal ini menjadi hambatan besar untuk bisa menikmati game secara konsisten.

Komunitas dan Konten: Sepi Tapi Masih Kreatif

Dulu, Fall Guys sempat menembus lebih dari 1 juta pemain aktif harian dalam beberapa hari setelah perilisannya. Namun sekarang, komunitasnya sudah jauh mengecil. Update masih terus hadir, tetapi tidak lagi seramai dulu.Salah satu hal yang sedikit menyelamatkan gim ini adalah fitur map buatan pemain. Meski kualitasnya beragam, beberapa map komunitas justru mampu menghadirkan tantangan yang terasa lebih segar.

Game ini kini dapat dimainkan secara gratis, dengan beragam kostum yang tersedia untuk dibeli. Koleksi skin hasil kolaborasi dengan franchise besar maupun desain-desain lucu menjadi nilai tambah tersendiri, meski sama sekali tidak wajib untuk dikoleksi. Cocok untuk pemain kasual yang ingin tampil unik tanpa perlu mengeluarkan biaya terlalu besar.

Worth It Buat Dimainkan di 2025?

Jika kamu mencari game party yang ringan dan seru, baik dimainkan sendiri maupun bersama teman, Fall Guys masih merupakan pilihan yang solid. Gameplay-nya memang tidak banyak berubah, tetapi justru terasa lebih variatif berkat penambahan beragam level resmi serta level hasil kreasi komunitas.Namun, kamu perlu bersabar dengan waktu tunggu matchmaking yang bisa cukup lama, dan pada jam-jam tertentu, menemukan match yang aktif bisa menjadi tantangan tersendiri.

Karena saat ini gratis, tidak ada alasan untuk tidak mencobanya, terutama jika kamu belum pernah memainkannya. Fall Guys tetap memiliki ciri khas yang kuat—dan jika kamu merasa memiliki nostalgia dengan game ini, momen ini bisa menjadi kesempatan yang menyenangkan untuk mengenang masa-masa tersebut.

Kesimpulan

Fall Guys pada tahun 2025 masih mempertahankan daya tariknya sebagai game party yang seru, ringan, dan penuh warna. Gameplay-nya tetap solid, aspek visual dan audio tidak kehilangan pesonanya, dan kehadiran map buatan komunitas membuat kontennya terus terasa segar. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masalah utama terletak pada penurunan jumlah pemain yang cukup drastis, terutama di beberapa wilayah tertentu.

Jika kamu mencari gim kasual yang menghibur dan tidak menuntut komitmen besar, Fall Guys tetap layak untuk kamu coba lagi—terlebih kini gim ini dapat dimainkan secara gratis. Namun, jika kamu mengharapkan suasana seramai masa awal perilisannya, kamu mungkin akan merasa sedikit kecewa. Fall Guys masih menyenangkan, tetapi sudah bukan lagi sebuah fenomena seperti dulu.

Review Fall Guys
Review Overview
Masih seru dan sudah gratis, tapi mulai sepi 8.2
Gameplay 6
Visual 10
Audio 9
Performa 9
Komunitas 7
Bagus Gameplay dasar masih solid: mini-game kompetitif tapi tetap fun dan ringan. Kontrol responsif dan intuitif, jarang ada momen “gerak aneh” yang bikin emosi. Visual cerah, warna-warni, dengan karakter “kacang” dan skin lucu yang tetap ikonik. Musik lobby dan efek suara masih memorable dan pas dengan vibe party game. Fitur map buatan komunitas menambah variasi level dan tantangan segar. Sudah free-to-play, jadi mudah direkomendasikan untuk dicoba siapa saja.
Tidak Bagus Jumlah pemain menurun; matchmaking bisa sangat lama (bisa 7+ menit). Risiko disconnect setelah menunggu match cukup sering, terutama di jam/jaringan tertentu. Maksimal pemain per match lebih kecil dari era awal, sehingga feel “kacau ramai” agak berkurang. Mode tim masih rentan rusak kalau ada pemain AFK. Bagi pemain lama, sensasi hype besar seperti 2020 jelas sudah tidak terasa lagi.
Ringkasan
Fall Guys di 2025 tetap menyimpan identitas aslinya sebagai party game yang ringan, kompetitif, dan penuh warna, dengan kontrol yang enak, mini-game yang seru, serta tambahan map komunitas yang menjaga variasi tetap hidup. Sayangnya, turunnya jumlah pemain membuat matchmaking jadi lama dan terkadang berujung disconnect, sehingga ritme bermain sering terganggu. Karena sudah gratis, game ini masih layak dicoba—terutama untuk nostalgia atau main santai bareng teman—asal ekspektasi disetel bahwa ini bukan lagi fenomena viral seperti di masa awal rilis.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Review Ghostrunner: Game Aksi Cepat, Sadis, dan Brutal
NAMAKORIUM Siap Rilis Early Access di Steam pada 30 Januari, Hadirkan Co-op RTS Bawah Laut
Review Battlefield 6 Open Beta: Chaos Modern yang Bikin Optimis?
Review Arknights: Endfield — Game Gratis dengan Fitur Pabrik yang Jadi Daya Tarik Utama
Review Point Blank 2025 – Nostalgia Warnet di Tengah P2W dan Cheater
TOPIK:AndroidFall GuysiOSNintendo SwitchPCPlaystation 4Playstation 5Xbox OneXbox Series
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Avatar photo
OlehAnggara Prima Nanda
Mengikuti:
Menulis sejak 2015, bermula dari tulisan pendek dan hobi menulis novel yang masih berlanjut hingga kini. Sejak 2017, aktif menulis artikel seputar ACGN. Memasuki akhir 2025, mulai memperluas topik tulisan ke teknologi, kesehatan, dan budaya digital.
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pembaruan Video Perkenalan

Review Terbaru

Review BioShock Remastered Cover
Review Game

Review BioShock Remastered: Ketika Utopia Bawah Laut Berubah Jadi Neraka Buatan Manusia Sendiri

25/07/2026
Review Game

Review Sniper Elite 5 – Map Makin Gokil, Tapi Ending Hambar

20/07/2026
Review Dead Space Remake
Review Game

Review Dead Space Remake (2023) — Horor yang Meneror Lewat Atmosfer, Bukan Sekadar Jumpscare

10/07/2026
Review Sniper Elite 4
Review Game

Review Sniper Elite 4: Ketika Presisi Sniping Bertemu Stealth yang Semakin Matang

03/07/2026
Review Sniper Elite 3
Review

Review Sniper Elite 3 — Sniping Makin Bagus, tapi Movement dan Cover Hilang Jadi Masalah

26/06/2026
Review Sniper Elite V2 Remaster
Review

Review Sniper Elite V2 Remaster — Game Sniper yang Masih Seru Kalau Dibeli Diskon

12/06/2026

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Follow US on Social Media

Youtube Tiktok

©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.

Logo Wordtura

Periksa Kebijakan

  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Editorial
  • Ketentuan Layanan
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama pengguna atau alamat email
Kata sandi

Kehilangan kata sandi Anda?