• TRENDING
  • PC
  • Review Game
  • News
  • Review
  • Xbox One
  • Playstation 4
  • Playstation 5
  • Xbox Series
  • News Anime
  • Nintendo Switch
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Logo Wordtura
  • Beranda
  • Terbaru & Populer
  • Review
  • Kategori
    • News
    • Press Release
    • Tech
    • Talk
    • Game
    • Review
    • Culture
    • Guides
    • Entertainment
  • Mitra
    • Mitra Acara
    • Mitra Press
  • Tentang
    • Tentang Wordtura
    • Tentang Ulasan Game
    • Tentang Ulasan Produk dan Jasa
Membaca: Review Delta Force Season 1 – Game Baru Yang Menjanjikan
Share
WordturaWordtura
Pengubah Ukuran FontAa
Search
Ikuti Aku
©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.
Review Delta Force Season 1
Wordtura > Blog > Review > Review Game > Review Delta Force Season 1 – Game Baru Yang Menjanjikan
Review Game

Review Delta Force Season 1 – Game Baru Yang Menjanjikan

FPS perang gratis dengan grafis niat, tapi masih butuh banyak polesan di detail gameplay-nya.

Anggara Prima Nanda
Terakhir diperbarui: 30/12/2025 6:43 PM
Anggara Prima Nanda
Share
17 Min Baca
SHARE
Review Delta Force Season 1
7.8 FPS gratis solid, tapi belum maksimal
Review Overview

Delta Force tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar game First-Person Shooter (FPS). Berkat kualitas grafis yang memukau dan mekanisme permainan yang solid, game ini berhasil menarik perhatian banyak pemain, apalagi dengan statusnya yang sepenuhnya gratis.

Pada kesempatan kali ini, aku akan membahas Delta Force secara lebih mendalam: mulai dari kualitas visual dan desain lingkungannya, hingga mekanika gameplay serta beragam opsi kustomisasi yang dapat dimanfaatkan pemain untuk menyesuaikan gaya bermain mereka.

Contents
Review Versi NarasiGrafis dan VisualKualitas Grafis Delta Force Open BetaDesain LingkunganAnimasi Karakter dan SenjataGameplayMekanika PermainanMode PermainanVariasi MisiElemen TaktisLevel AICerita dan NarasiKualitas Alur CeritaKeterhubungan KarakterAudioMusik LatarKualitas Efek SuaraAkting SuaraKustomisasi dan ProgressionPilihan KustomisasiSistem PerkembanganPerforma dan StabilitasFrame RateBug dan GlitchKompatibilitas Perangkat Delta Force Open BetaInovasiFiturElemen PembedaRekomendasi Pemain Delta Force Open BetaSasaran PemainPerbandingan dengan Game SejenisKesimpulan Delta Force Season 1

Review Versi Narasi

Tonton ulasan versi videonya di bawah ini, atau klik di sini jika kamu kurang tertarik untuk membaca.

Grafis dan Visual

Kualitas Grafis Delta Force Open Beta

Kualitas grafis yang ditawarkan Delta Force patut diapresiasi, terutama mengingat statusnya sebagai game gratis. Walaupun belum sepenuhnya realistis, tampilan visualnya sudah mendekati standar game AAA.Namun, untuk benar-benar memaksimalkan pengalaman bermain, masih ada beberapa aspek yang bisa ditingkatkan—terutama pada efek ledakan. Saat ini, efek tersebut terasa kurang meyakinkan dan belum mampu menghadirkan rasa kagum sebagaimana yang biasa kita temui pada game berbayar. Pengembang tampaknya perlu memberikan perhatian lebih pada detail visual ini agar pengalaman keseluruhan terasa lebih imersif dan memuaskan.

Desain Lingkungan

Desain lingkungannya merupakan salah satu kekuatan utama Delta Force. Detail setiap medan pertempuran ditangani dengan sangat baik; setiap area di dalam map dirancang secara cermat, tanpa ada ruang yang terasa sia-sia atau tanpa fungsi. Hal ini membangun atmosfer yang dinamis sekaligus mendukung gaya bermain yang lebih taktis dan strategis. Pemain pun dapat dengan mudah menemukan titik-titik perlindungan atau tempat bersembunyi, yang sangat krusial dalam situasi pertempuran yang intens.

Salah satu peta yang paling menarik adalah Cracked, di mana pemain dapat merasakan pengalaman sinematik yang mengesankan saat menghancurkan bangunan dalam posisi bertahan. Misalnya, untuk meruntuhkan gudang penyimpanan suplai, dibutuhkan dua hingga tiga serangan rudal.Ketika bangunan tersebut berhasil dihancurkan, pemain akan disajikan dengan adegan dramatis yang menampilkan tiga helikopter Black Hawk dari tim Delta yang datang memasuki area pertempuran. Kehadiran mereka menambah ketegangan sekaligus meningkatkan intensitas serta keseruan jalannya pertempuran.

Meskipun desain medan pertempuran dalam permainan ini sudah sangat mengesankan, pemanfaatan aspek cuaca terasa masih kurang optimal. Saat ini, hanya terdapat dua kondisi cuaca, yakni cerah dan mendung, yang nyaris tidak memberikan pengaruh berarti terhadap pengalaman bermain. Dengan menambahkan elemen cuaca yang lebih dinamis, seperti badai pasir di gurun atau hujan lebat, permainan ini berpotensi menjadi jauh lebih menarik sekaligus menawarkan pengalaman bermain yang lebih kaya dan bervariasi di masa mendatang.

Pencahayaan dalam Delta Force layak mendapat apresiasi. Efek silau, bayangan karakter, serta area gelap tersaji dengan sangat meyakinkan, menghadirkan kedalaman visual yang kuat dan memperkaya pengalaman bermain saat pemain berinteraksi dengan lingkungan.

Animasi Karakter dan Senjata

Beranjak ke aspek animasi karakter, Aku merasa perlu menyampaikan satu catatan penting. Secara keseluruhan, gerakan karakter tampak kaku dan kurang natural. Meskipun gim ini saat ini masih berada dalam tahap open beta, Aku tetap berharap akan ada peningkatan di masa mendatang. Pemain tentunya akan sangat mengapresiasi jika animasi yang disajikan dapat tampil lebih halus, responsif, dan realistis.

Sementara itu, animasi senjata dalam Delta Force tergolong cukup baik. Walau belum sempurna, gerakan saat mengisi ulang maupun mengoperasikan senjata terasa cukup memuaskan. Jika ditambahkan adegan khusus yang disertai suara karakter—misalnya ketika terluka atau kehabisan amunisi—pengalaman bermainnya berpotensi meningkat ke tingkat yang lebih imersif.

Gameplay

Mekanika Permainan

Dari segi mekanika permainan, Delta Force tampil cukup mengesankan. Kontrol karakternya responsif dan mudah dikuasai, sehingga pemain dapat beradaptasi dengan cepat. Setiap karakter memiliki peran yang khas, memungkinkan pemain menyesuaikan strategi sesuai dengan karakter yang digunakan. Hal ini membuka ruang bagi terciptanya beragam taktik unik, sehingga pengalaman pertempuran terasa lebih variatif dan dinamis.

Namun, aspek mekanika kendaraan terasa kurang memuaskan. Meskipun bisa dimaklumi jika pengembang berupaya mempertahankan keaslian nuansa militer, kontrol kendaraan—terutama helikopter—sejatinya masih memiliki ruang untuk perbaikan. Pengalaman bermain saat mengoperasikan kendaraan udara terasa kurang nyaman dan tidak selalu seimbang dengan kualitas pengalaman sebagai infanteri. Inilah salah satu area yang perlu ditingkatkan agar keseluruhan pengalaman bermain terasa lebih selaras dan memuaskan.

Delta Force Helikopter POV
Delta Force
Delta Force Helikopter POV

Mode Permainan

Delta Force menghadirkan tiga mode permainan utama: Warfare, Operation, dan Black Hawk Down. Dalam ulasan ini, kita akan berfokus pada mode Warfare, yang dianggap sebagai pilihan paling menarik oleh banyak pemain.

Delta Force Mode Operation Warfare, Black Hawk Down

Mode Operation mengingatkan kita pada mekanisme gameplay dari sejumlah gim populer lain seperti PUBG, yang menuntut kemampuan beradaptasi sekaligus strategi yang matang dari setiap pemain. Sementara itu, mode Black Hawk Down masih berada dalam tahap pengembangan; Aku berharap mode ini kelak dapat menjadi salah satu daya tarik utama yang membedakan gim ini dari yang lain.

Mode Warfare menghadirkan beragam opsi taktis yang dapat diterapkan dalam berbagai skenario pertempuran, sehingga mendorong kreativitas pemain. Harapannya, mode ini dapat berkembang menjadi salah satu konten unggulan yang bukan hanya memikat penggemar lama, tetapi juga mampu menarik minat para pemain baru.

Variasi Misi

Misi dalam Delta Force tergolong beragam, meski tetap berada dalam koridor yang cukup konvensional. Pemain masih sering ditugaskan untuk menghabisi tim lawan, namun untungnya tidak ada tantangan yang terasa berlebihan, seperti keharusan membunuh sepuluh musuh dalam hitungan detik—sesuatu yang hanya akan menimbulkan frustrasi. Sebagian besar objektif yang dihadirkan terasa cukup wajar dan dapat diselesaikan dengan baik, sehingga pengalaman bermain tetap mengalir tanpa terasa melelahkan atau monoton.

Delta Force Misi Harian
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Mingguan

Elemen Taktis

Dalam konteks permainan strategi, Delta Force memberikan kebebasan luas kepada pemain untuk menerapkan berbagai taktik sesuai pilihan mereka. Keberhasilan sangat bergantung pada tim yang terdiri dari pemain-pemain yang memahami peran masing-masing dan mampu berkomunikasi secara efektif. Penempatan karakter yang tepat, pemilihan kendaraan yang sesuai, serta kemampuan merancang taktik yang efisien, semuanya berkontribusi secara signifikan terhadap hasil akhir pertempuran.

Level AI

Sebenarnya, Aku cukup bingung soal ini. Selama ini Aku mengira bahwa di setiap permainan selalu ada BOT, biasanya sekitar 6 hingga 10 BOT yang sengaja dimasukkan ke dalam setiap sesi permainan. Padahal, dengan jumlah pemain yang sebenarnya sudah sangat banyak, secara logika kehadiran BOT seharusnya tidak lagi diperlukan.

Yang membuat Aku makin heran, BOT ini menggunakan nama pengguna layaknya pemain sungguhan dan tidak memiliki label apa pun yang menandakan bahwa mereka adalah BOT, sehingga sulit untuk membedakan mereka dari pemain asli. Meski demikian, perilaku mereka tampak sangat kaku, dan pola tembakan mereka mudah diprediksi.

Menariknya, ketika kita bermain di mode pelatihan, karakter-karakter tersebut jelas diberi label sebagai BOT, dan gerakan mereka pun persis sama seperti yang kita temui di pertandingan biasa. Aku benar-benar tidak sepenuhnya memahami tujuan pengembang dalam hal ini, tetapi Aku cukup yakin bahwa mereka bukan pemain sungguhan. Alasan di balik keputusan pengembang untuk “menyamarkan” BOT ini masih menjadi pertanyaan besar bagi Aku.

Cerita dan Narasi

Kualitas Alur Cerita

Berbeda dengan Apex Legends, tampaknya mode cerita tidak akan tersedia di mode permainan Warfare setiap musim. Kemungkinan besar, mode cerita hanya akan hadir di Operation dan Black Hawk Down.Menurut pendapatku, Operation hanya menawarkan narasi sampingan yang terbatas dengan sedikit adegan sinematik, sedangkan Black Hawk Down diperkirakan akan menyajikan rangkaian adegan sinematik yang jauh lebih kaya dan mendalam.

Keterhubungan Karakter

Setiap karakter dalam permainan memiliki latar belakang cerita serta asal-usul kesatuan militer yang berbeda-beda. Aspek ini sebenarnya merupakan bagian menarik yang kerap terabaikan. Banyak pemain, termasuk aku sendiri, jarang memberi perhatian pada detail semacam ini.

Delta Force Cerita Karakter Kai Silva
Delta Force Cerita Karakter Zoya Pomchenkova
Delta Force Cerita Karakter Wang Yuhao

Audio

Musik Latar

Musik latar dan efek suara di Delta Force memberikan nuansa yang sangat memuaskan. Teriakan prajurit, dentuman ledakan, hingga desingan peluru berpadu menciptakan atmosfer menegangkan yang jarang ditemukan pada banyak gim lain. Peracikan elemen audio yang begitu kuat ini menghadirkan tingkat realisme tinggi dalam setiap pertempuran yang berlangsung intens dan mendebarkan.

Kualitas Efek Suara

Dalam hal efek suara, Delta Force tampil sangat mengesankan. Setiap senjata memiliki karakteristik audio yang khas, sehingga mampu membangun suasana pertempuran yang berbeda-beda. Dentuman ledakan terasa begitu menggelegar, sementara langkah kaki terdengar jelas, terutama ketika menggunakan headset berkualitas tinggi.Memang tidak tersedia tombol khusus untuk komunikasi radio, tetapi terdapat fitur komunikasi non-verbal yang mirip dengan Apex Legends—seperti emotikon dan suara karakter. Sayangnya, fitur ini terasa kurang berdampak, karena Aku hampir tidak pernah menggunakannya, dan para pemain lain pun tampaknya jarang memanfaatkannya selama permainan.

Akting Suara

Aktor pengisi suara berhasil menghidupkan karakter dengan sangat meyakinkan dan natural. Aku sangat terkesan, terutama pada saat karakter tersebut menghadapi situasi menegangkan, seperti ledakan mendadak dan berbagai serangan lainnya. Namun, masih ada beberapa dialog di momen-momen tertentu yang terasa kurang kuat, sehingga aspek ini masih berpotensi untuk ditingkatkan.

Kustomisasi dan Progression

Pilihan Kustomisasi

Kustomisasi senjata dalam Delta Force merupakan salah satu fitur yang paling menonjol. Detail modifikasinya sangat mendalam, memberikan daya tarik tersendiri bagi para pemain yang gemar menyesuaikan perlengkapan mereka secara spesifik dan sesuai gaya bermain masing-masing.

Namun, kustomisasi karakter masih terbatas pada skin yang dapat dibeli, sehingga aspek ini tampaknya perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari pengembang.

Sistem Perkembangan

Dalam permainan ini, terdapat beberapa aspek yang dapat ditingkatkan, yaitu level pemain, pangkat (peringkat) pemain, level senjata, serta level kendaraan.

Delta Force Level Player

Level pemain berfungsi untuk membuka akses ke berbagai jenis senjata baru. Sementara itu, peringkat pemain digunakan untuk meningkatkan pangkat, sehingga pemain dapat bertarung melawan lawan yang seimbang atau dengan peringkat yang setara.

Delta Force Peringkat

Setiap senjata memiliki levelnya masing-masing, sehingga total level antar senjata bisa berbeda. Peningkatan level senjata memungkinkan pemain membuka berbagai perlengkapan dan opsi modifikasi baru. Hal yang sama berlaku untuk kendaraan: setiap kenaikan level akan membuka perlengkapan tambahan yang dapat dimodifikasi. Namun, perlu diperhatikan bahwa jumlah opsi modifikasi pada kendaraan umumnya lebih sedikit dibandingkan dengan yang tersedia untuk senjata.

Delta Force Level Senjata
Delta Force Level Senjata
Delta Force Level Kendaraan
Delta Force Level Kendaraan

Performa dan Stabilitas

Frame Rate

Stabilitas FPS dalam game sangat dipengaruhi oleh jenis peta yang digunakan. Semakin banyak partikel yang muncul di layar, semakin berat pula beban pemrosesan peta tersebut.Berdasarkan pengamatan selama open beta pertama, peta yang terasa paling berat adalah Trenches Lines, terutama di area pertempuran parit. Di sektor ini, pertempuran infanteri berlangsung sangat intens dan cepat, disertai beragam ledakan serta efek visual dari lingkungan peta.Selain itu, pihak penyerang akan memanfaatkan tank jika tersedia, yang turut menambah beban pada sistem, sementara pihak bertahan menggunakan meriam bila diperlukan. Penurunan FPS ketika terjadi kekacauan dalam satu sektor merupakan hal yang wajar untuk game dengan hingga 64 pemain dalam mode permainan seperti ini.

Bug dan Glitch

Tidak ada gim yang benar-benar sempurna. Gim ini pun memiliki beberapa bug, mulai dari masalah saat spawn, kesulitan dalam menggunakan lift, hingga munculnya dinding tak kasatmata. Namun, untuk glitch sendiri, sejauh yang aku alami, aku belum pernah menemukannya.

Kompatibilitas Perangkat Delta Force Open Beta

Game ini dikabarkan akan tersedia di berbagai platform selain PC, termasuk konsol PlayStation dan Xbox, serta perangkat smartphone berbasis Android dan iOS. Menurut pendapat saya, versi PC dan konsol kemungkinan besar akan menggunakan server yang terintegrasi, sementara pengguna smartphone akan ditempatkan pada server yang terpisah.

Inovasi

Fitur

Jika dibandingkan dengan gim sejenis, Delta Force nyaris tidak menawarkan fitur yang benar-benar menonjol. Tidak ada sistem inovatif yang mampu memberikan identitas yang kuat atau membedakannya secara signifikan. Meski begitu, detail pada opsi modifikasi senjata masih dapat dipandang sebagai salah satu sedikit keunggulan yang dimiliki gim ini.

Elemen Pembeda

Delta Force Open Beta mungkin tidak sepenuhnya menawarkan sesuatu yang benar-benar segar, mengingat sudah banyak gim serupa beredar di pasaran. Namun, daya tarik utamanya terletak pada keberanian untuk mengemas tiga mode permainan dalam satu judul: Warfare, Operation, dan Black Hawk Down—dua yang pertama biasanya justru dikembangkan secara terpisah oleh studio lain.

Sering kali, ketika mode Warfare dan Operation disatukan dalam satu gim, salah satunya terasa seperti sekadar pelengkap dan tidak digarap dengan sepenuh hati. Di Delta Force, terlihat adanya usaha untuk menghadirkan keduanya dalam porsi dan kualitas yang relatif seimbang, yang menjadi nilai plus tersendiri. Sementara itu, mode ketiga, Black Hawk Down, lebih menonjolkan aspek naratif dan berpotensi menjadi identitas pembeda yang kuat.

Sayangnya, Black Hawk Down saat ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga aku belum bisa memberikan penilaian yang matang terhadap mode ini. Pembahasan yang lebih mendalam akan lebih ideal dilakukan ketika mode tersebut sudah resmi dirilis dan dapat dinikmati secara utuh.

Rekomendasi Pemain Delta Force Open Beta

Sasaran Pemain

Delta Force berpotensi menarik minat berbagai kalangan penggemar game perang. Bagi pemain yang terbiasa dengan permainan taktis yang menantang, seperti Counter-Strike, game ini mungkin terasa kurang memenuhi ekspektasi. Namun, untuk pemula atau mereka yang mencari pengalaman FPS yang seru tanpa tekanan berlebih, Delta Force adalah pilihan yang menarik dan patut dipertimbangkan.

Perbandingan dengan Game Sejenis

Jika dibandingkan dengan gim berbayar seperti Battlefield atau Call of Duty, Delta Force tampil sebagai alternatif yang sangat menarik. Gim ini menyajikan konten berkualitas tinggi yang sebanding dengan judul-judul premium, tetapi dapat dinikmati secara gratis.Dengan demikian, Delta Force menawarkan pengalaman bermain yang benar-benar layak dipertimbangkan. Meski masih ada beberapa aspek yang mungkin terasa kurang memuaskan, jika kamu bersedia menutup mata terhadap kekurangan-kekurangan kecil tersebut, aku berani mengatakan bahwa gim ini memiliki keunggulan yang cukup signifikan.

Kesimpulan Delta Force Season 1

Secara keseluruhan, Delta Force tampil sebagai game yang menjanjikan dengan potensi besar untuk terus berkembang. Didukung oleh kualitas visual yang kuat dan variasi gameplay yang cukup menarik, game ini layak dicoba oleh para penggemar FPS, terlebih lagi karena dapat dimainkan secara gratis.Untuk benar-benar memaksimalkan pengalaman bermain, sejumlah aspek krusial masih perlu diperbaiki, seperti kualitas animasi, responsivitas kontrol kendaraan, serta pengayaan variasi misi. Penyempurnaan di area-area ini akan membantu menjadikan Delta Force sebagai permainan yang lebih mendalam, imersif, dan memuaskan.Dengan dukungan dan umpan balik berkelanjutan dari para pemain, Delta Force berpeluang besar untuk berkembang menjadi salah satu judul favorit di kalangan komunitas pencinta game FPS.

Review Delta Force Season 1
Review Overview
FPS gratis solid, tapi belum maksimal 7.8
Gameplay 8
Visual 8
Audio 8
Musik 7
Performa 8
Bagus Grafis sangat bagus untuk game free-to-play, pencahayaan, bayangan, dan area gelap terasa meyakinkan. Desain map taktis dan padat fungsi, hampir tidak ada area “kosong”; banyak spot cover dan posisi bertahan/menyerang. Memiliki momen sinematik seperti peta Cracked dengan runtuhnya bangunan dan helikopter Black Hawk masuk area tempur terasa epik. Kontrol infanteri responsif dan mudah dikuasai, tiap karakter punya peran khas dan mendukung taktik tim. Audio kuat: efek suara senjata, ledakan, teriakan prajurit, dan ambience pertempuran sangat imersif. Voice acting karakter terasa hidup dan natural di banyak momen tegang. Sistem kustomisasi senjata dalam dan detail; banyak opsi modifikasi untuk menyesuaikan gaya main. Tiga mode besar (Warfare, Operation, Black Hawk Down) digabung dalam satu judul, sesuatu yang jarang dilakukan game lain. Gratis dan secara kualitas bisa jadi alternatif menarik untuk pemain yang enggan beli Battlefield/CoD.
Tidak Bagus Efek ledakan masih lemah dan kurang “wah” dibanding standar FPS premium. Variasi cuaca minim (cerah & mendung saja) dan nyaris tidak berpengaruh ke gameplay. Animasi karakter kaku dan kurang natural, membuat gerakan terasa “beta” banget. Kontrol kendaraan—terutama helikopter—kurang nyaman dan tidak seimbang dengan kualitas gameplay infanteri. BOT terselubung tanpa label, memakai nama seperti pemain asli sehingga membingungkan, dan pola geraknya mudah ditebak. Fitur komunikasi non-verbal (ping/emote) ada, tapi terasa kurang berdampak dan jarang dipakai pemain. Kustomisasi karakter terasa miskin; fokus lebih ke skin daripada personalisasi mendalam. FPS bisa drop di map berat seperti Trenches Lines saat sektor penuh ledakan, tank, dan efek partikel. Masih ada bug: spawn bermasalah, lift susah digunakan, hingga dinding tak kasatmata. Dari sisi fitur, belum ada inovasi benar-benar unik; lebih terasa paket “kompilasi” mode populer dalam satu game.
Ringkasan
Delta Force Season 1 tampil sebagai FPS gratis yang cukup mengejutkan: grafis mendekati AAA, desain map taktis, audio pertempuran yang gahar, serta sistem kustomisasi senjata dan progression yang dalam membuatnya terasa lebih “niat” daripada kebanyakan game F2P sejenis. Di sisi lain, animasi karakter yang kaku, kontrol kendaraan—khususnya helikopter—yang kurang enak, BOT terselubung, penurunan FPS di momen kacau, serta beberapa bug teknis menunjukkan bahwa game ini masih jauh dari kata selesai. Jika kamu mencari alternatif gratis bergaya Battlefield/CoD dan siap memaklumi kekurangan teknis, Delta Force layak dicoba dan dipantau ke depannya; dengan update yang tepat, potensinya untuk naik kelas sangat besar.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Review BioShock Remastered: Ketika Utopia Bawah Laut Berubah Jadi Neraka Buatan Manusia Sendiri
Review Battlefield 4 di 2025: Masih Layak Main?
Review Battlefield 6 Season 1 “Rogue Ops” – Update Padat Tapi Mengecilkan Battlefield
Review FINAL FANTASY XV Windows Edition: Visual Epik, Tapi Cerita Terasa Tidak Lengkap
Review Battlefield 6 Open Beta: Chaos Modern yang Bikin Optimis?
TOPIK:Delta ForceiOSPCPlaystation 5Xbox Series
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Avatar photo
OlehAnggara Prima Nanda
Mengikuti:
Menulis sejak 2015, bermula dari tulisan pendek dan hobi menulis novel yang masih berlanjut hingga kini. Sejak 2017, aktif menulis artikel seputar ACGN. Memasuki akhir 2025, mulai memperluas topik tulisan ke teknologi, kesehatan, dan budaya digital.
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pembaruan Video Perkenalan

Review Terbaru

Review BioShock Remastered Cover
Review Game

Review BioShock Remastered: Ketika Utopia Bawah Laut Berubah Jadi Neraka Buatan Manusia Sendiri

25/07/2026
Review Game

Review Sniper Elite 5 – Map Makin Gokil, Tapi Ending Hambar

20/07/2026
Review Dead Space Remake
Review Game

Review Dead Space Remake (2023) — Horor yang Meneror Lewat Atmosfer, Bukan Sekadar Jumpscare

10/07/2026
Review Sniper Elite 4
Review Game

Review Sniper Elite 4: Ketika Presisi Sniping Bertemu Stealth yang Semakin Matang

03/07/2026
Review Sniper Elite 3
Review

Review Sniper Elite 3 — Sniping Makin Bagus, tapi Movement dan Cover Hilang Jadi Masalah

26/06/2026
Review Sniper Elite V2 Remaster
Review

Review Sniper Elite V2 Remaster — Game Sniper yang Masih Seru Kalau Dibeli Diskon

12/06/2026

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Follow US on Social Media

Youtube Tiktok

©Wordtura. Desain Nosphire. All Rights Reserved.

Logo Wordtura

Periksa Kebijakan

  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Editorial
  • Ketentuan Layanan
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama pengguna atau alamat email
Kata sandi

Kehilangan kata sandi Anda?